Piye

TUJUH KILO GANJA STOK PERAYAAN AKHIR TAHUN DIAMANKAN

SuaraLombok.com  | Mataram  -  Moment perayaan akhir tahun dimanfaatkan banyak kalangan untuk berbisnis barang haram seperti narkotika, hal ini harus menjadi atensi aparat penegak hukum dalam membasmi penyalahgunaan narkoba sampai ke akarnya.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengungkap upaya penyelundupan Narkotika jenis ganja asal Medan tujuan Mataram,  yang coba masukkan ke Lombok dengan memanfaatkan jasa pengiriman paket antar daerah.

Dari pengungkapan tersebut, sedikitnya tujuh kilo paket ganja terbungkus lakban, dan dilapis dengan rapi menggunakan kain ulos (kain tenun masyarakat Sumatera Utara) berhasil diamankan, beserta sepasang kekasih berinisial SS / Laki Laki asal Medan, dan RS / Perempuan asal Mataram yang diduga sebagai pemilik barang.

Hasil pengembangan petugas BNN pun mencengangkan, karena di kamar kontrakan para pelaku petugas menemukan dua bungkus biji tanaman ganja, serta sejumlah pot berisi bibit tanaman ganja yang diduga sengaja ditanam para pelaku.

Dugaan sementara, paket ganja tujuh kilo tersebut akan diedarkan kedua pelaku yang diketahui adalah pemandu wisata / guide, di kawasan wisata dengan memanfaatkan moment perayaan akhir tahun dengan sasaran para wisatawan yang berlibur di Lombok.

“ini stok akhir tahun, mereka akan edar menjelang pergantian tahun, untuk perayan tahun baru” ungkap Kabid Pemberantasan BNN Provinsi NTB AKBP Deni Priadi, Senin (19/12).

Ironis memang, di tengah gencarnya perang terhadap narkotika yang digalakkan pemerintah, pergerakan bisnis narkoba justru terus meroket menjadi peluang bisnis menjanjikan yang banyak dilakoni dengan dalih keuntungan semata. Sementara di sisi lain, tidak pernah terpikirkan berapa banyak anak bangsa yang harus terenggut masa depannya karena narkotika.

Karenanya komitmen “Berantas Narkoba” harus menjadi urat nadi dan komitmen bersama dimulai dari lingkungan keluarga hingga bermasyarakat agar dampak buruk narkoba bisa diminimalisir. (Rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.