Piye

TKI Asal KLU Meninggal di Malaysia, Pemkab Upayakan Segera Bawa Pulang

SuaraLombok.com | Lombok Utara – Sudirman, TKI asal Desa Santong Kecamatan Kayangan Lombok Utara,  dikabarkan meninggal dunia di Malaysia. Pemkab Lombok Utara kini sedang berupaya guna membawa jenazahnya kembali ke tanah air.

Kepala Bidang Ketenaga Kerjaan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) KLU, Itradim mengatakan pihaknya pertama kali mengetahui kabar ini melalui Facebook. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai penjemputan jenazah korban.

‘’Iya saya tahunya dari Facebook, kita akan segera berkoordinasi khususnya dengan perusahaan yang memberangkatkannya,” ujarnya, Selasa (27/12).

Sudirman yang bekerja sebagai tenaga buruh di bidang pertanian, diduga meninggal akibat sakit. Hanya saja, sampai saat ini belum ada laporan secara resmi baik dari perusahaan maupun pihak keluarga korban.

‘’Kalau resminya memang belum ada, barangkali perusahaan dan keluarganya belum tahu atau bagaimana kita juga tidak bisa pastikan,” jelasnya.

Nantinya, jika kabar tersebut terbukti benar, maka Pemkab Lombok Utara akan mengurusi segala adminitrasi maupun pembayaran via cargo untuk memulangkan jenazah tersebut. 

‘’Yang jelas nanti pembiayaan kami yang tanggung, mulai dari penjemputan ke bandara sampai dibawa kerumah duka,” katanya.

Warga Lombok Utara sendiri, diketahui banyak yang menjadi TKI khususnya ke Malaysia. Berdasarkan data Dinsosnakertrans, pada tahun ini tercatat terjadi peningkatan signifikan menuju Malaysia. Jumlahnya bahkan mencapai sekitar 719 orang yang terdiri dari seluruh Kecamatan se-KLU.

‘’Kalau tahun sebelumnya itu tercatat sekitar 439 orang, kalau tahun ini jumlahnya malah meningkat. Kecamatan Kayangan yang paling mendominasi setiap hari bisa sampai 5 orang yang mengajukan persyaratan pemberangkatan ke kami,” tandasnya.(rgw).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.