Piye

Taruhan Pilkades Terang-Terangan Belum Ditindak, Ada Apa ?

Suara Lombok.Com | Lombok Timur -  Aparat kepolisian telah memberikan warning kepada masyarakat untuk tidak taruhan judi dalam Pilkades. Namun sayangnya himbauan aparat penegak hukum dianggap angin lalu oleh masyarakat.

Seperti yang terjadi di Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak Lotim. Masyarakat dengan terang-terangan mengeluarkan taruhannya di depan Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilihan berlangsung. Mereka terlihat menghitung uang pecahan Rp 50 dan Rp 100 ribu.

Anggota DPRD Lotim, Daeng M. Ihsan yang juga tokoh Tanjung Luar ini tidak menampik kalau banyak warga yang melakukan taruhan. Bahkan tidak itu saja taruhannya sangat bervariasi mulai dari puluhan juta rupiah hingga jutaan rupiah.

" Kita tidak menampik kalau warga masih melakukan taruhan diajang Pilkades," katanya, Kamis (15/12).

Ia  mengatakan yang melakukan taruhan judi tidak saja berasal dari warga Tanjung Luar. Namun juga  dari luar datang untuk taruhan judi dalam Pilkades tersebut.

Politisi Partai Hanura ini meminta kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas oknum-oknum yang melakukan taruhan tersebut. Sebab ini akan menjadi pemicu keributan nantinya setelah pasca perhitungan suara karena tidak terima kalah taruhan.

" Sebenarnya yang membuat ribut bukan cakades yang kalah bersama pendukungnya, akan tetapi orang-orang yang kalah taruhan banyak," tandas Daeng M. Ihsan.

Sebelumnya Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo,S.ik menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir  masyarakat yang melakukan taruhan dalam Pilkades. Pihaknya akan menindak tegas sebab sudah masuk dalam pidana perjudian.

"Kalah berjudi merupakan biang keributan dalam Pilkades," tandas Wingky.(RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.