Piye

Sensasi Mancing Ekstrem Diatas Tebing / Menaklukkan Rasa Takut Sambil Berwisata

SuaraLombok.com  | Lombok Timur – Menikmati hobi konvensional dengan teknik berbeda mungkin terkesan konyol, namun justru menawarkan sensasi bagi para pecintanya, dikala menikmati dengan cara berbeda.

Berbekal Joran panjang dan dengan benang umpan yang mencapai puluhan meter, puluhan warga penghobi mancing,  rela menempuh jalanan terjal menuju tebing setinggi 80 meter lebih di atas permukaan laut, dikawasan pantai Tanjung Ringgit,  Belelong, Jerowaru Kabupaten Lombok Timur,  Minggu (11/12).

Mereka datang ke kawasan ini lengkap dengan membawa perbekalan dan tenda menginap demi untuk mencoba sensasi mancing dengan mengambil spot di atas tebing bebatuan terjal sambil menikmati panorama perbukitan yang asyik dan sayang untuk dilewatkan.

Keletihan menaiki bukit dengan jalur ekstrim pun terbayar dengan panorama Laut lepas dengan air laut biru yang siap menyambut siapa saja yang datang di punggung bukit yang nyaris belum terjamah modernitas. Tanpa membuang waktu, umpan pun dipasang, joran pun dilempar menuju laut lepas.

Tak perlu menunggu waktu lama, suasana pun mulai ramai dengan kail yang tersambar umpan, sejumlah pemancing pun berhasil strike dengan senyuman puas berhasil menaklukkan penghuni bebatuan karang di tebing bukit terjal.

Strike sukses ayo mainkan” teriak Lukman memberi semangat kepada para pemancing yang lain, ketika yang berhasil mengangkat seekor ikan jenis kerapu berukuran sedang dari dalam tebing curam.

Karena berbatasan langsung dengan perairan laut lepas, spot karang justru disukai oleh berbagai ikan karang seperti Kerapu, Kakap Merah hingga ikan predator berukuran jumbo seperti Giant Trevely, yang kerap menyambar kail para pemancing di kawasan ini.

“Sudah biasa ga takut kok, memang kadang keras juga anginnya di sini, tapi harus tetap fokus, karena disitu tantangannya, keahlian memancing kita diuji” tutur Nursin pemancing lain yang baru tiga bulan terakhir menekuni hobi mancing tebing ini.

Selain harus berkonsentrasi dengan kail pancing yang berada di perairan lepas, hempasan angin kencang dengan bunyi deburan ombak yang tak henti menghempas tebing, membuat adrenaline terpacu, ditambah panorama eksotis laut lepas menjadi pengalaman ekstrim yang susah terlupakan.

Bagi para komunitas ini, memancing dengan teknik ekstrim belakangan menjadi cara mereka untuk mengeksplorasi dan mengenalkan sejumlah pariwisata yang masih virgin, nyaris tidak terjamah dan mendapat perhatian Pemerintah Daerah kepada khalayak.

“Lombok ini Indah dan harus maksimal dikelola Dinas Pariwisata dan pihak terkait, jalan ke sini juga masih rusak itu harus menjadi perhatian” tutur salah Yogy Satriawan, seorang Wisatawan asal luar daerah yang kebetulan hendak menuju Pantai Pink, yang letaknya  kebetulan  berada di sebelah barat kawasan spot memancing perbukitan belelong tersebut. (Rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.