Piye

Sampah Babakan Selalu Telat Diangkut

Suaralombok.com | Mataram - Masyarakat Kelurahan Babakan mengeluhkan penanganan sampah Dinas Kebersihan Kota Mataram. Sampah yang meluber hingga ke badan jalan selalu telat diangkut. Hal ini mengganggu lalu lintas kendaraan dan menimbulkan bau menyengat.

“Warga mengeluh lewat SMS pada saya,”  ujar Abdul Rauf Lurah Babakan, Selasa (6/12).
Ia mengaku, keluhan sampah ini sudah berlangsung sejak seminggu lalu. Petugas pengangkut sampah Dinas Kebersihan selalu telat mengangkut sampah. Sampah yang berada di TPS dekat jalan tersebut pun membeludak hingga badan jalan.

Rauf mengatakan, sejak seminggu lalu ia selalu rutin memeriksa keadaan TPS.  Mulai dari pagi, siang dan sore hari.  Hari ini  saja, sejak pagi armada angkutan sampah tak kunjung tiba. Sekitar pukul 16.00 Wita armada angkutan baru datang dan mengangkut sampah.

Setelah mengecek ke Dinas Kebersihan, keterlambatan pengangkutan akibat rusaknya armada pengangkut untuk kelurahannya. Armada pengangkut sampah di Kelurahan Babakan sudah tua. Sehingga sampah tidak diangkut sesuai jadwal. Sampah kelurahan Babakan diangkut dengan armada dari kelurahan lain.
“Otomatis kita harus menunggu mereka selsai disana dulu,” kata Rauf.

Ia menilai kinerja Dinas Kebersihan sedikit menurun. Khususnya untuk pengangkutan sampah. Banyak armada yang sudah tua masih digunakan untuk pengangkutan. Akhirnya armada tersebut pun banyak juga yang rusak.

“Namun kami maklum dengan hal ini,” sambungnya.
Ia memaklumi keterbatasan Dinas kebersihan akan hal ini. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Dinas Kebersihan harus segera memikirkan hal ini. Jika dibiarkan berlarut, hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan publik. Terutama pengguna jalan.

ia menegaskan,  pihak kelurahan akan menunggu hingga besok. Jika masih terlambat lagi, ia akan menemui Plt Kadis Kebersihan secara langsung. Ia yakin Plt Kadis Kebersihan tak tahu mengenai hal ini.

“Pak Kadis pasti tidak tahu kalu disini belum terangkut,” pungkas Rauf.
Ia menambahkan, ini merupakan bentuk koordinasi pihak kelurahan dengan Dinas 
Kebersihan. Terlebih lagi untuk penanganan sampah yang belum maksimal.
“Ini koordinasi kita yang dibawah dengan yang diatas,” tandasnya. (hd)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.