Piye

Remaja Lingkungan Negarasakah Utara Galang Bantuan Korban Banjir Bima

SuaraLombok.com | Mataram -  Banjir bandang yang menimpa Kota Bima dan Kabupaten Bima beberapa waktu lalu mengakibatkan banyak kerugian material. Tak pelak warga korban banjir memerlukan banyak bantuan. Terutama sembako, pakaian layak pakai dan obat-obatan.

Penggalangan dana untuk Kota dan Kabupaten Bima pun turut semakin bergulir. Sebelumnya, Pemerintah Kota Mataram beserta para aktivis dan mahasiswa menghimpun dana untuk disalurkan pada korban banjir.

Kali ini, remaja Lingkungan Negarasakah Utara tak ingin tertinggal untuk menggalang bantuan untuk para korban. Ini merupakan inisiatif sekaligus rasa prihatin atas musibah yang menimpa daerah tersebut.

“Penggalangannya kita lakukan hingga besok(hari ini-red),” ujar H Munawir, Kepala Lingkungan Negarasakah Utara Kelurahan Mayura, kemarin (27/12).

Penggalangan dana ini akan dihimpun dalam satu posko bantuan. Rencananya, seluruh bantuan yang terkumpul langsung disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Propinsi NTB.

Penyaluran bantuan melalui pemerintah ini diharapkan dapat segera diterima para korban. Meski bantuan tersebut tak banyak namun para remaja dilingkungannya berharap bisa meringankan beban para korban.

Munawir melanjutkan, ia dan para remaja turut prihatin atas musibah besar yang menimpa ratusan ribu warga Bima. Mereka berharap semua korban diberikan kesabaran. Ini juga merupakan bentuk teguran agar menyadari pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami juga turut berduka cita atas bencana yang terjadi,” sambungnya.

Penggalangan dana tersebut dilakukan secara menyebar oleh seluruh remaja di lingkungan ini. Mereka mendatangi setiap rumah warga meminta sumbangan untuk para korban banjir. Bantuan dapat berupa uang, sembako, hingga baju bekas layak pakai. Mereka melakukannya dengan ikhlas tanpa memaksa warga untuk memberi sumbangan. (MyO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.