Piye

Petani Rembiga Dapat Bantuan Alat Pertanian

SuaraLombok.Com | MATARAM - Kelompok Tani Karya Makmur Kelurahan Rembiga mendapat bantuan sejumlah alat pertanian dari Dinas Pertanian Kota Mataram. Bantuan tersebut berupa 10 alat combain harvest dan transplanter, untuk  membantu mempercepat proses kerja para petani.
 
“Bantuannya langsung diserahkan hari ini (kemarin),” ujar Sunardi SH, Lurah Rembiga, Sabtu (17/12).
Ia menuturkan, penyerahan bantuan tersebut juga di hadiri oleh Asisten 1 Setda Kota Mataram Lalu Indra Bangsawan, Kepala Dinas Pertanian NTB Husnan Fauzi Danlanud Rembiga Letkol Pnb Ardi Syahri dan Dandim 1606 Lobar Letkol Inf Ardiansyah.
 
Sunardi menuturkan, bantuan ini untuk membantu mewujudkan swasembada pangan. Selain itu juga dimaksudkan agar menyejahterakan para petani.  Mengingat lahan pertanian Kota Mataram tidak banyak. Hal ini semakin  terkikis oleh pembangunan yang semakin pesat.
 
Ia menambahkan, pertanian sangatlah penting dan sangat terkait sekali dengan kebutuhan dasar semua masyarakat. Karena itu meskipun lahan pertanian di Kota Mataram saat ini semakin sempit, sektor pertanian harus terus diperhatikan.
 
“Bantuan diberikan langsung oleh Dinas Pertanian,” sambungnya.
 
Sunardi melanjutkan, hal ini menjadi solusi menarik bagi para petani. Bantuan tersebut juga dapat meringankan beban para petani. Mereka tak perlu mengeluarkan biaya dan tenaga lebih banyak. 
 
“Ongkosnya juga jadi lebih sedikit serta prosesnya lebih cepat,” pungkasnya.
 
Kelompok Tani Karya Makmur Kelurahan Rembiga pernah menadi juara nasional 2014 lalu mewakili NTB. Ia berharap hal ini dapat terus dipertahankan. Disamping itu, ia juga ingin masyarakat tak hanya sekedar menerima bantuan. Namun juga memanfaatkannya dengan baik.
 
“Saya berharap alat ini dapat dimaksimalkan sebaik mungkin,” harapnya
 
Sementara itu, Kadis Pertanian Kota Mataram H Mutawalli mengatakan, bantuan ini dapat memajukan pertanian di Kota Mataram. Ia berharap, alat tersebut dapat membantu menambah penghasilan para petani. Terlebih lagi lahan pertanian di Kota Mataram semakin berkurang setiap tahunnya.
 
“Semoga alat tersebut dapat membantu para petani kita di Kota Mataram,” tandasnya. (MyO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.