Piye

Penyesuaian Tarif PDAM Disesuaikan Dengan Pelayanan

SuaraLombok.com | MATARAM - Setelah sempat menolak, para pelanggan pun kini setuju penyesuaian tarif PDAM. Seperti yang disampaikan Sekretaris Forum Pelanggan PDAM,  Amrul Jihadi S Ag. Seluruh pelanggan telah setuju dengan beberapa catatan yang diusulkan pada pihak PDAM.
 
“Ini menanggapi rencana kenaikan tarif sesuai Permendagri No 71 tahun 2016,” ujarnya, Rabu (28/12).

Ia menjelaskan, mengacu pada rencana penyesuaian tarif air minum PDAM di Permendagri tersebut, pihaknya telah mengajukan kajian dan pembahasan dengan seluruh anggota forum.  Seluruh anggota forum telah setuju dengan penyesuai arif tersebut.

Hanya saja, terdapat beberapa usulan yang harus menjadi pertimbangan pihak PDAM sebelum peyesuaian. Diantaranya, meningkatkan kualitas  pelayanan pelanggan. Terutama menyangkut masalah debit air pada jam-jam tertentu, seperti waktu peribadatan. 

PDAM diminta untuk lebih memperhatikan  kuantitas dan kualitas air.  Sebab secara kuantitas, PDAM masih mengikuti irama hujan. Sebulan tidak hujan maka debit air cenderung mengecil. Sementara secara kualitas, pada musim hujan air cenderung keruh “Ini perlu menjadi perhatian,” tegasnya.

PDAM Giri menang berupaya lebih maksimal untuk menekan tingkat kehilangan air atau kebocoran.  Sebab selama ini banyak terjadi kebocoran pipa, khususnya di bagian Lombok Barat. Sebab itu, anggota forum meminta PDAM segera menangani keluhan ini.

“ Sebab ini sangat merugikan masyarakat maupun pelanggan,” sambungnya

Terkait keluhan, pelanggan masih mengeluhkan lambatnya respon dari PDAM. Sebab itu, anggota forum meminta PDAM merespon cepat, santun, dan profesional seluruh keluhan pelanggan. Salah satunya juga dengan membuat layanan aduan cepat via online.

Amrul melanjutkan, penyesuaian tarif air minum PDAM Giri Menang ini perlu disosialisasikan terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari anggapan miring maupun keterkejutan pelanggan.
“PDAM harus melibatkan forum pelanggan,” pintanya.

Selain itu, anggota forum juga meminta retribusi sampah dan jasa lingkungan dihapuskan. Hal ini agar dampak penyesuaian tarif tidak terasa bagi pelanggan. “PDAM juga harus mengusahakan subsidi kabupaten/ kota agar penyesuain tarif tidak membebani pelanggan,” pungkasnya.

Amrul menambahkan, ia telah menyampaikan hal ini pada Direktur Utama PDAM Giri Menang L Ahmad Zaini. Zaini menerima usulan dari Forum Pelanggan PDAM dan akan melakukan kajian terhadap usulan tersebut. 

“Beliau sudah menerima dan akan melakukan kajian pada usulan tersebut,” tandasnya. (MyO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.