Piye

Pemkab KLU Himbau Warga Untuk Asuransikan Sapi

SuaraLombok.com | Lombok Utara – Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian bekerjasama dengan salah satu perusahaan asuransi dan Pemkab Lombok Utara. Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi seluruh peternak jika terjadi musibah terhadap peliharaannya, mampu diganti oleh pemerintah melalui asuransi.

Kabid Peternakan, Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan Kelautan dan Peternakan (DPPKKP) KLU, Adi Wibawa mengatakan peternak harus membayar Rp 200 ribu pertahun untuk asuransi ternak. Namun dengan adanya kerjasama tersebut, peternak hanya diwajibkan membayar 20 persen dari nominal sebelumnya.

‘’Cuma bayar Rp 40 ribu, jadi sisanya Kementerian yang talangi,” ujarnya, Rabu (21/12).

Menurutnya, banyak manfaat jika peternak mengambil asuransi ini. Sebab ganti rugi senilai Rp 10 juta pada peternak yang kehilangan sapi (Kecurian), sapi meninggal karena sakit, meninggal karena melahirkan, dan aspek lainnya. Selain itu dengan asuransi peternak tak lagi khawatir akan kehilangan sapi akan merasa rugi.

‘’Khusus yang betina jika mengalami hal tersebut maka akan diberikan ganti rugi melalui premi yang dibayarkan,” jelasnya.

Adapun sejumlah syarat yang harus disiapkan oleh peternak. Yakni dengan membentuk sebuah kelompok, menyiapkan kartu identitas ternak, maupun memberi tanda pada sapi. Dalam hal ini telinga harus diberi lubang supaya menjadi tanda bahwa ternak sudah di asuransikan.

‘’Kita akan sasar semua kelompok di Lombok Utara. Program ini sebenarnya sudah berjalan 2016, dan tahun depan ada lagi,” katanya.

Terdapat kurang lebih 160 sapi yang sudah di asuransikan pada tahun ini, jika merujuk estimasi populasi sapi di KLU tercatat sebesar 86,241 ribu artinya sapi yang baru di asuransikan masih jauh dari harapan. Oleh sebab itu kedepannya peternak mampu untuk mengambil keuntungan tersebut.

‘’Ini sebenarnya sangat bagus, bayangkan jika hilang akan diganti Rp 10 juta. Jumlah kelompok ternak kita tercatat 548 dan kami akan sasar semua,” pungkasnya.(rgw). 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.