Piye

Lombok Utara Segera Miliki Sekolah Peternakan Rakyat

Suaralombok.com | Lombok Utara – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) bekerjasama dengan Tim Lemlit IPB untuk pembangunan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) tahun depan. Hal ini menindak lanjuti kerjasama antara Bupati Lombok Utara dan Rektor Universitas Pertanian Bogor, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan, Kelautan Perikanan, Kehutanan dan Perkebunan (PPKKP) Hermanto, Senin (5/12) melakukan penandatanganan MoU selaku pihak pertama, bersama Kepala LPPM IPB, Bogor, Dr. Ir. Prastowo, M.Eng, selaku pihak kedua sebagai bentuk kesepakatan realisasi SPR tersebut. 

Hermanto menuturkan,  akan terjalin sebuah sinergitas pengembangan SPR sebagai contoh pengelolaan dan budidaya ternak yang baik di masyarakat. Kerjasama akan dimulai dengan 12 poin ruang lingkup. Meliputi konsultasi, internalisasi (sosialisasi) SPR dan verifikasi lokasi SPR oleh IPB, pembentukan dan pemantapan SPR.

“Hingga dilakukannya pendampingan SPR di masyarakat,” ujar Hermanto.
Menurutnya, di kawasan SPR akan terbentuk sebuah kawasan dimana semua aktivitas akan tercatat dengan baik. Dengan adanya SPR ini, nantinya pusat maupun Provinsi bisa mendukung program itu dengan mengarahkan programnya ke kawasan SPR.

‘’Kerjasama ini kan lima tahun kedepan, prosesnya tentu bertahap. Pada tahun pertama, IPB akan menamkan konsep perusahaan kolektif di kelompok dengan sasaran komunitas SPR terbentuk di masyarakat,” jelasnya.

Berikutnya, sambung Hermanto. Pada tahun kedua dan ketiga, peternak akan memperoleh pemahaman teknis dan nonteknis. Dalam kurun waktu itu, beberapa peternak akan direkrut dan dibina menjadi guru bagi SPR kawasan itu. Mereka dibimbing untuk menguasai berbagai aspek teknologi  sesuai bakat dan minat. Selanjutnya di tahun keempat, aspek teknis harus siap dan matang untuk dapat diaplikasikan.

“Kelebihan dan manfaat dari MoU ini, semua peternak SPR diharapkan akan cerdas dan terampil melakukan usahanya,” tutupnya.(rgw).
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.