Piye

Lima Pohon Tumbang, Warga Dihimbau Waspada

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Lombok Utara, Sabtu (17/12) sejak pukul 08.30 wita menyebabkan pohon tumbang disejumlah titik.

Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) jalan Kayangan - Bayan sempat terganggu dan menyebabkan kemacetan. Untungnya, kemacetan tersebut tak berujung panjang lantaran Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lombok Utara dengan sigap mengevakuasi tumbangnya pohon.

‘’Kami menerima laporan sekitar pukul 10.30 wita, lantas TRC langsung turun mengevakuasi sehingga kemacetan tidak terlalu lama,” ujar Plt Kepala BPBD KLU, Iwan Maret Asmara. Minggu (18/12).

Dijelaskan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Pohon tumbang terdapat di lima titik, diantaranya jalur Luk Dusun Luk Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga satu pohon, Dusun Selengan Desa Selengan Kecamatan Kayangan 3 pohon, dan Dusun Amor-Amor Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan satu pohon.

‘’Kalau ditempat pemukiman tidak ada. Ini harus kita antisipasi terus supaya tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Sebenarnya BPBD sendiri telah melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi kejadian serupa. Beberapa waktu lalu, tim sempat melakukan pemotongan terhadap sejumlah pohon yang notabene dianggap rentan tumbang. Hanya saja, menurutnya kejadian ini diluar prediksi dan tidak menutup kemungkinan jika cuaca tetap ekstrim, bakal ada lagi pohon-pohon tumbang susulan.

‘’Kita akan inventaris lagi mana-mana pohon yang rawan tumbang itu. Karena kejadian ini diluar prediksi ditambah akhir ini cuaca juga jadi penyebab,” katanya.

Kepada masyarakat khususnya pengguna jalan diharapkan untuk waspada. Mengingat sepanjang jalan dari kawasan Pemenang - Bayan mayoritasnya terdapat pohon besar dipinggir jalan. BPBD pun dalam waktu dekat akan turun untuk menyisir semua kawasan dan melakukan pemangkasan.

‘’Kalau cuaca hujan begini sebaiknya mencari titik aman lebih-lebih disertai angin kencang karena rawan pohon tumbang, longsor dan keterbatasan jarak pandang. Kita tetap menghimbau agar waspada dimanapun berada,” imbaunya.

Dalam hal ini peran masyarakat juga harus ditekankan. Apabila ada pohon yang sudah menjulur ke badan jalan hingga mengenai kabel untuk segera gotong-royong memangkas. Kalau pun tidak, bisa langsung menginformasikan kepada pihak BPBD Lombok Utara.

‘’Masyarakat harus aktif apalagi yang berada di pemukiman padat penduduk,” pungkasnya.(rgw).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.