Piye

Kelebihan Kapasitas, Boatman Bakal Disanksi Tegas

SuaraLombok.com | Lombok Utara – Menjelang perayaan natal dan tahun baru, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) KLU yakin jumlah penumpang akan membludak. Sebab itu Dishub meminta para boatman tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas kapal.
 
‘’Biasanya ada saja yang membawa penumpang sampai melebihi kapasitas karena saking banyaknya yang mau nyebrang kesana,” ujar Kepala Dishubkominfo KLU, Sinar Wugiyarno. Sabtu (24/12).

Menurutnya, kapasitas penumpang yang dibawa menyebrang ke tiga gili telah diatur. Jumlahnya mencapai 50 orang per satu boat. Boatman juga diminta tidak nekat untuk berlomba-lomba mengangkut penumpang. Sebab keselamatan menjadi taruhan. 

‘’Sudah ditetapkan jumlahnya hanya sampai 50 orang, lebih dari itu apalagi sampai ratusan jelas sudah membahayakan keselamatan penumpang,” tegasnya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan segan untuk mencabut izin operasional boatman nakal. Sejumlah personil Dishubkominfo juga akan disiagakan di pelabuhan Bangsal guna memantau situasi dan kondisi di lapangan. 

Selain soal overload penumpang, ia juga mengatensi perihal pemeriksaan kondisi kapal. Sebab jika kapal tidak layak pakai tentu tak boleh beroperasi.

‘’Kondisi kapal selalu intens kami cek setidaknya 6 bulan sekali,” jelasnya.

Dengan kondisi sekarang, Sinar mengakui cukup berisiko jika menyebrang ke tiga gili. Pasalnya cuaca ekstrim membuat gelombang di perairan tersebut tinggi, ditambah lagi ketika boatman nekat mengangkut penumpang lebih dari kapasitas yang ada. 

‘’Jangan main-main lah karena sekarang ini kondisinya tidak karuan, aktivitas penyebrangan ke Bangsal sudah dialihkan sementara waktu. Tetapi sebelum 31 Desember pasti normal kembali,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Karya Bahari (KKB), Sabarudin menjelaskan jika kondisi penumpang ke tiga gili saat ini tidak cukup ramai. Menurutnya puncak arus penyebrangan akan terjadi H-1 sebelum malam tahun baru.

‘’Sekarang kan sudah kita pindah sementara, tetapi kita akan buka lagi namun tergantung situasi dulu,” pungkasnya.(rgw).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.