Piye

Hebat ! Puskesmas Dasan Cermen Antar Obat Langsung ke Rumah Pasien

SuaraLombok.com | Mataram - Puskesmas Dasan Cermen launching pengobatan On Delivery, Kamis (22/12).  Artinya, petugas puskesmas mengantarkan langsung obat pada pasien di tempat tinggal. Kegiatan ini merupakan kerjasama BPJS Kesehatan. Sementara obatnya bekerjasama dengan pihak apotek Kimia Farma.

“Bukan obat dari puskesmas,” ujar Kepala Puskesmas Dasan Cermen, H Raden Hendra Taurus Sandi, S Kep, Kamis (22/12).

Raden turun menemui penderita Diabetes, Fatimah di lingkungan Babakan Barat kelurahan Babakan.  Fatimah kemudian diberikan obat-obatan secara simbolis oleh pihak Puskesmas Dasan Cermen.

Program On Delivery ini dikhususkan untuk pasien program pengolahan penyakit kronis (prolanis). Prolanis yang dimaksud yakni pasien kategori Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi. 

Ia menuturkan, dalam Prolanis terdapat berbagai kegiatan, diantaranya Senam setiap Sabtu dan edukasi bagi para ibu, serta program On Delivery. On Delivery disini bukan hanya sekedar kunjungan. Penderita juga diantarkan obat yang ditentukan langsung oleh dokter yang menangani.

Raden mengaku, metode ini masih terbilang baru di Puskesmas NTB. Di Kota Mataram sendiri, baru Puskesmas Dasan Cermen yang melaksanakannnya. Tentunya hal ini akan sangat membantu pasien. Terutama pasien lanjut usia.

 “Ini juga merupakan hadiah khusus kita di hari ibu ini,” tuturnya.

Metode ini memberikan banyak kemudahan bagi penderita DM dan Hipertensi. Selain efisiensi waktu, juga mempermudah akses bagi pasien yang berada cukup jauh dari Puskesmas. 

“Mereka tidak perlu repot-repot datang jauh kesini,” sambungnya.

Sementara untuk pemberian obat, Raden mengatakan setiap pasien diberi rentang waktu satu bulan mulai terhitung tanggal pemberian obat. Petugas prolanis akan kembali menemui pasien sekaligus mengantarkan obat di bulan-bulan berikutnya.

Sejauh ini, lanjut Raden, penderita peserta prolanis telah mencapai 100 lebih peserta. Seluruhnya terbagi dalam 4 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 25 hingga 30 peserta.

Sebagai Puskesmas berprestasi tingkat provinsi, Puskesmas Dasan Cermen masih kekurangan dokter.  Ia mengatakan, dokter di puskesmas hanya satu meski telah terjadi berkali-kali pergantian kepala puskesmas. 

Hal ini yang menjadi harapannya. Ia berharap Pemerintah Kota Mataram khususnya Dinas Kesehatan menambah lagi jumlah dokter.
“Ini yang mungkin menjadi harapan kami,” pungkasnya. (MyO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.