Piye

Harga Ayam Potong dan Daging di Bawah Bawang Merah

SuaraLombok | Lombok Utara - Menjelang maulid nabi Muhammad SAW, harga bawang merah melonjak drastis. Bahkan harganya pun jauh lebih mahal dibandingkan satu kilogram daging ayam broiler. Meski begitu bagi para pedagang kenaikan harga bawang masih dianggap wajar.

Salah satu pedagang dipasar Tanjung, Rosniati mengatakan hal ini sudah lumrah. Kebutuhan konsumen akan jauh lebih besar pada setiap hari besar keagamaan.Permintaan yang banyak membuat beberapa barang pun ikut naik meski tidak signifikan.

‘’Biasa lah naik 5 sampai 7 ribu. Apalagi H-5,” katanya. Sabtu (10/12).

Saat ini, per kilonya harga bawang merah di Lombok Utara mencapai Rp 40 ribu. Jumlah tersebut naik Rp 8 ribu dari sebelumnya sebesar Rp 32 ribu. Sementara harga daging ayam broiler hanya sebesar Rp 37 ribu per kilogram.

Terpisah, hasil pantauan Diskoperindag dan UMKM KLU justru berbeda jauh. Sebab meski Maulid tinggal menghitung hari beberapa barang cenderung normal.

‘’Biasanya sih naik seperti tahun sebelumnya. Tetapi pantauan kami terakhir harganya masih normal,” ungkap Dende Dewi Kabid Perdagangan, Diskoperindag KLU.

Umumnya, komditi seperti daging, minyak goreng, gula pasir, sayur-sayuran dan lainnya selalu naik jelang Maulid. Dalam minggu ini pihaknya juga akan melakukan pemantauan lonjakan harga disejumlah pasar.

Berdasarkan data Diskoperindag per November di sejumlah pasar di Lombok Utara, harga daging sapi sebesar Rp 110 ribu per kilogram, telur ayam per trai Rp 38 ribu, minyak goreng Rp 15 ribu per liter, beras kualitas medium Rp Rp 9.300 per kilogram, dan beras kualitas super Rp 9.900 per kilogram.

‘’Dalam waktu dekat kita akan turun lagi. Kalau terkait kelangkaan kami belum ada laporan. Kalau sudah ada laporan baru kita turun ke pasar-pasar,” pungkasnya.(rgw)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.