Piye

Droping Logistik BASARNAS Terjunkan Heli SAR

SuaraLombok.Com  | Bima  -  Badan SAR Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat mengerahkan satu Helicopter Jenis BO. 105. HR 1519 untuk membantu droping logitik para pengungsi korban banjir bandang di Bima.

Keputusan menerjunkan Heli SAR  milik Kantor SAR Mataram tersebut berdasarkan pantauan lapangan di sejumlah titik pengungsian yang saat ini sulit dijangkau melalui jalur darat karena terhalang banjir dan jalanan yang rusak, sehingga memaksa proses droping bantuan harus dilakukan menggunakan helikopter yang khusus akan menjangkau wilayah dampak banjir terparah di wilayah pedalaman Kota dan Kabupaten di Bima.

“Tadi Heli kita sudah beberapa sorti terbang mengangkut logistik dari lapangan Walikota Bima menuju kecamatan Wawo Bima” papar Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, S.IP, M.M di sela sela memantau proses droping logistik dari Lapangan Walikota Bimam Minggu (25/12).

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, Nanang menjelaskan volume air banjir yang sempat menggenangi hampir 90 persen wilayah di Bima kini sudah surut total dan sebagian besar pengungsi juga telah kembali ke rumah nya masing masing.  Meskipun masih ada juga sebagian lain yang masih bertahan karena rumah mereka rusak parah diterjang banjir.

“Kondisi air sudah surut total, sebagain besar warga juga susadah kembali ke rumah masing masing” pungkas Nanang.

Banjir yang menerjang kota Bima dua kali yakni hari Rabu (21/12) dan Jumat (23/12)  merendam sedikitnya  lima Kecamatan di Kabupaten Bima yang terdiri dari 35 Kelurahan. Tim Basarnas sendiri menetapkan 14 hari masa tanggap darurat bencana, dan telah mendirikan 19 titik pengungsian dan 10 dapur umum di kawasan areal terdampak banjir di Kabupaten Bima.  (Rds)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.