Piye

Dispar Optimis Angka Kunjungan Bisa Capai Target

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Hingga memasuki akhir tahun ini tercatat sekitar 651,606 orang berkunjung ke KLU. Nominal tersebut datang dari mana saja baik itu Wisatawan Mancanegara (Wisman) maupun Wisatawan Nusantara (Wisnu). Namun, data tersebut masih jauh dari target 1 juta kunjungan.

Kendati demikian, Sekretaris Dinas Pariwisata KLU, Baiq Prita justru mengaku masih optimis angka kunjungan dapat mencapai target. Menurutnya walaupun dipenghujung tahun tetapi wisatawan yang datang untuk menghabiskan momen malam pergantian tahun baru belum terdata seluruhnya. 

‘’Tidak menutup kemungkinan nanti setelah tahun baru selesai malah meningkat signifikant angka itu,” ujarnya, Kamis (29/12).

Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkab dalam kurun 5 hingga 6 tahun terakhir cukup luar biasa. Sebab dari angka kunjungan dianggap naik 100 persen dari tahun 2011 silam ke tahun 2016 ini. 

"Hanya sekitar 337,646 kunjungan wisatawan selama 2011 dan saat ini jumlahnya naik drastis," sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata KLU, dari angka kunjungan sekitar 651,606 itu wisatawan mancanegara masih mendominasi dengan 90 persen atau kurang lebih sekitar 558,783 orang. Sementara wisatawan nusantara tercatat sekitar 92,823 orang. 

Kecamatan Pemenang dengan tiga gilinya masih menjadi primadona dengan sumbangsih sebesar 618,330 orang. Sementara diposisi kedua ada Kecamatan Tanjung dengan 17,788 orang. Data ini merupakan pendataan bagi wisatawan yang menginap saja.

‘’Tentu tiga gili menjadi yang terbanyak karena disana wisata dunia yang sudah terkenal. Tapi fokus kita kedepan menyebarkan wisatawan ini tidak hanya ke pulau melainkan ke darat juga,” katanya.

Mulai tahun 2017 nanti, sejumlah destinasi wisata di KLU akan ditata. Hal ini selain untuk menunjang tagline KLU sebagai destinasi wisata dunia juga untuk mendapatkan multiplayer effect di pariwisata sesuai program dan visi misi Bupati Lombok Utara.

‘’Penataan destinasi wisata tahun depan kita kebut terus, tentu implementasinya mengarah ke sektor pertanian dan peternakan yang ujungnya kesejahteraan masyarakat bisa semakin meningkat,” pungkasnya.(rgw).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.