Piye

Dishub Berikan Kusir Cidomo Tanda Stop dan Belok

suaralombok.com | Mataram - Cidomo memiliki potensi besar menyebabkan kecelakaan dijalan. Terutama saat ia berbelok di jalan raya. Seringkali kendaraan bermotor tidak melihat hal tersebut, sehingga menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Mengantisipasi hal ini, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Mataram memberikan sejumlah bantuan pada kusir cidomo. Mulai dari tanda stop, belok hingga beberapa alat kebersihan. Hal ini membantu mereka ketika akan berbelok di jalan raya.

“Kendaraan lain pun bisa waspada dan berhenti,” ujar H Khalid kepala Dishubkominfo Kota Mataram, Belum lama ini.

Bantuan ini telah diedarkan pada pemilik cidomo di sejumlah pasar. Diantaranya di pasar Pagesangan, pasar Cemara, Pasar Dasan Agung, dan pasar ACC. Tanda tersebut akan sangat membantu mereka untuk lebih taat dan waspada berlalu lintas.

“Sudah bagikan untuk 100 kusir cidomo di pasar-pasar tersebut,” tuturnya.

Selain bantuan tersebut, Dishubkominfo Mataram juga fasilitasi seluruh kusir cidomo untuk kelengkapan administrasi. Mulai dari STNKTB, Plat Kendaraan Tidak Bermotor khusus kota, dan SIM KTB. Semua diberikan tanpa memungut biaya sepeser pun.

“Semua gratis,” kata Khalid

Tak hanya itu, Khalid juga menerbitkan surat isidentil. Surat ini diperuntukkan bagi cidomo yang berasal dari luar Kota Mataram. Seperti dari Kediri, Batu Layar, dan Sesela Lombok Barat. Surat ini berfungsi sebagai ijin masuk wilayah Kota Mataram.

“Kalau tidak ada, kita usir saja dari kota,” sambungnya.

Keseluruhan administrasi tersebut sangat penting bagi pemilik cidomo. Kelengkapan ini akan membuat mereka jadi lebih terarah. Disamping itu, sebagai pengguna jalan mereka juga harus memiliki identitas.

Di Kota Mataram, lanjut Khalid tercatat 200 cidomo beroperasi hampir di seluruh pasar yang ada. Namun hanya sekitar dua persen merupakan cidomo Kota Mataram. Sebagian besar justru berasal dari Lombok Barat.

“Termasuk di Karang Lelede, kebanyakan dari Labuapi, Batu Layar, dan Sesela,” jelasnya.

Khalid melanjutkan, untuk mengurus administrasi tersebut juga sangat mudah. Pemilik cidomo cukup membawa KTP dan bukti kepemilikan cidomo. Setelah itu langsung adminstrasi tersebut langsung diproses.

“Platnya pun khusus MTR,” pungkasnya. (ton)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.