Piye

Curi Sepeda, Dua Sejoli Asal Australia Diarak Keliling Trawangan

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Masyarakat Gili Trawangan mempunyai awik-awik atau Hukum Adat bagi siapa saja yang diketahui melakukan tindak kriminal. Bentuk hukuman yakni dengan mengarak keliling pulau tersebut. Teranyar, pasangan kekasih asal Australia harus menerima kenyataan merasakan awik-awik tersebut.

Pasalnya, mereka kedapatan mencuri sepeda salah satu pekerja hotel setempat. Pelaku atas nama Barry James (26) dan Turley Alexis (25) diarak keliling disaksikan semua orang yang ada di Trawangan hari Sabtu (10/12). Niatnya untuk berlibur ke pulau tersohor di dunia ini pun harus berujung tragis.

"Mereka mencuri pas siang hari, setelah kami tangkap langsung diarak keliling," ujar anggota Security Island Gili Trawangan, Mutamad. Minggu (11/12).

Dijelaskan, aksi pasangan kekasih ini tertangkap salah satu kamera CCTV. Dalam tayangan itu terlihat keduanya tengah mondar mandir dihalaman hotel. Mengetahui kondisi sepi ia langsung membawa sepeda tersebut tanpa pikir panjang.

"Ia mereka mondar-mandir disekitar, tapi bule ini sudah mengakui bahwa perbuatannya itu salah," jelasnya.

Mereka mau menerima semua konsekuensi. Bahkan surat perjanjian ganti rugi kepada pemilik sepeda juga telah dibuat. Namun, hukum tetap ditegakkan. Alhasil Barry dan Turley tidak bisa kembali lagi ke Trawangan alias diusir.

"Iya sesuai awik-awik kan seperti itu, malahan usai pengarakan mereka berdua langsung berangkat ke Bali," tandasnya.

Sementara itu, Kades Gili Indah, H. Taufik menegaskan jika persoalan pengusiran bagi siapa saja yang melakukan aksi kriminal sudah jelas. Diterapkan sejak turun temurun hal ini dianggapnya ampuh mengantisipasi tindakan bersifat pidana tersebut.

"Semua kita berlakukan seperti ini, mangkaknya terpaksa kita usir. Dalam prosesnya kami tidak tebang pilih yang jelas saat ketahuan pasti langsung diarak," tegasnya.(Rgw)

9 komentar:

  1. Patut diapresiasi pihak Lombok yang telah menangkap pencuri sepeda. Lebih baik di pulangkan ke negara asalnya. Dan diberi hukuman setimpal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Juga tu, Balikin aja ke negara asalnya

      Hapus
  2. ya seperti itu yang lebih baik....

    BalasHapus
  3. asem di kampungku gada maling dikek gituin :v

    BalasHapus
  4. wah untung saja gak dimasa sampai tewas ya, kebangeten banget nih

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.