Piye

Antisipasi Banjir, Kelurahan Karang Pule Butuh Bantuan Karung Pasir

SuaraLombok.com | Mataram - Puluhan masyarakat korban banjir Sabtu (10/12) lalu di Kelurahan Karang Pule membutuhkan bantuan. Sebanyak 83 Kepala Keluarga terkena dampak banjir tersebut.


" Bantuan belum ada, karena kemarin kan kita libur," kata H Taufiqurrahman, Lurah Karang Pule, Selasa (13/12).


Ia menuturkan, pihaknya akan bersurat pada BPBD Kota Mataram hari ini terkait hal ini. Terutama bantuan karung pasir untuk antisipasi banjir lanjutan.


"Kita utamakan bantuan karung pasir," sambungnya.


Taufiq melanjutkan, pihaknya juga akan menembuskan surat tersebut ke Dinas Sosial Kota Mataram. Ia meminta bantuan pangan untuk para korban banjir.


Namun menurutnya, bantuan pangan tidak terlalu diprioritaskan. Sebab sejauh ini kondisi korban belum terbilang parah. Tak ada korban jiwa maupun material dalam banjir tersebut.


Air hanya masuk ke dalam rumah warga dan tidak menghanyutkan. Sementara barang-barang elektronik dan berharga lainnya terlebih dahulu diamankan pemilik rumah.


"Sehingga tidak ada kerugian," tegasnya.


Meski begitu, ia tidak menampik jika ada warga yang perlu bantuan pangan. Tapi jumlahnya tidak terlalu signifikan. Sebab itu, ia sangat memprioritaskan bantuan karung pasir. Agar warganya memiliki alat sebagai antisipasi banjir nantinya.


Banjir Sabtu lalu menimpa banyak lingkungan di Kelurahan Karang Pule. Wilayah terparah berada di lingkungan Karang Seme. Puluhan rumah terendam air hingga dada orang dewasa.


Ia berharap, bantuan tersebut segera direspon BPBD Kota Mataram. Sebab curah hujan cukup tinggi setiap harinya. Ia tidak ingin banjir di Kelurahan Karang Pule semakin parah. Bahkan menimbulkan kerugian material hingga korban jiwa.


Taufiq menambahkan, banjir tersebut banyak diakibatkan saluran air yang buruk.  Air tidak dapat mengalir dengan baik sehingga meluap ke dalam rumah warga.


Namun hal ini tidak lepas dari perilaku warga sendiri. Banyak diantara mereka membuang sampah di saluran sehingga menyumbat aliran air itu sendiri. (MyO)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.